....Welcome To Karina`s Page...

Kamis, 05 Juli 2018

== Untuk kalian yang mungkin ada di fase ini ===

Ternyata semakin kita dewasa kita akan berfikir bahwa masih sangat banyak yang tidak kita ketahui. Ketika kita bukan lagi seorang anak kecil namun kita juga belum cukup dewasa untuk mengerti apa yang sesungguhnya akan kita jalani di masa depan sana.
Ada banyak pertanyaan yang mungkin muncul pada saat kita menginjak usia 20-an, usia dimana kita hanyalah seorang Adult Child.
Karir seperti apa yang sebenarnya ingin dijalani?
Hidup seperti apa yang sesungguhnya ingin di capai?
Akankah sudah bermanfaat diriku ini?
Dengan siapa kita akan menjalanin hidup nanti?
Dan tidak jarang kita akan di hadapkan pada sebuah persimpangan dan kembali bertanya jalan mana yang akan ku pilih?

Wahai para jiwa yang sudah terlalu tua untuk kehidupan remaja namun masih terlalu muda untuk kehidupan yang sesungguhnya… ,sudah sampai manakah perjalanan mu? Peristiwa apa sajakah yang sudah terjadi di hidup mu? Pelajaran apa saja yang tlah kau ambil dari tiap peristiwa itu?
Apa kau sedang merasakan kegamangan dalam berfikir tentang masa depan mu?
Rumit kah karna memikirkan apa yang ingin kau gapai? Apa persimpangan itu sedang kau alami saat merangkai apa yang ingin kau raih?
Berbahagialah …. Kau sedang merasakan fase berharga dalam proses menuju kedewasaan mu. Nikmatilah dan bertawakal lah..
__Karina__

== Porsi childish mu ==

Aku ingin mengajak kalian bermain sejenak ke dalam fikiran ku. Fikiran dimana ada sedikit sudut pandang yang mungkin cukup menyenangkan untuk kita bahas. Mengenai sifat kekanak-kanakan mu. Entah kenapa childish ini semakin lama akan semakin menghilang dari diri kita. Yaiyalah wong kan kita semakin dewasa. Tapi sempat terfikir ga sih kenapa ko sikap emotional kita di bidang temperament (amarah) ga ikut hilang, walau tdk sedikit orang dewasa yang berhasil ikut mendewasakan ego nya.
Kali ini bukan mau fokus ke “temperament” nya tapi mau coba fokus ke childish nya. Well, tdk bisa di pungkiri kalau sebenernya ada banyak kondisi yang masih membutuhkan sisi childish kita. Bukan sikap dan tindakan nya tapi cara berfikir dan sudut pandang nya. Mungkin menyisipkan sedikit ruang untuk porsi childish ini tidak lah buruk. Seperti bagaimana cara menanggapi impian dan planning kita, cara melihat beban kita, cara menangani rasa takut kita.
Cobalah filter sebijak mungkin dengan membuang childish mu yang tdk menyengangkan dan pertahankan childish mu yang masih kau butuhkan. Buang sifat manja itu, ego mu yang menyebalkan itu, dan ucapkan selamat datang kembali pada sisi masa kecil mu yang mengagumkan, dimana kau tdk takut dengan mimpi besar mu, dimana kau hanya perlu berdiri kembali dari jatuh mu sekalipun kau menangis keras, dimana rasa benci mu akan cepat reda hanya dengan berjabat tangan dengan nya atau melingkarkan kelingking kalian dan mengucapkan kata maaf
So.. bagaimana menurut kalian? Hal apa lagi yang dapat kita ambil dari intro sederhana ini? Karna masih banyak yang dapat tergali dari sifat childish mu.

_karina_

=== Apa makna Passion menurut pandangan mu? ===

Setiap orang pasti memiliki passion nya masing- masing. Sesuatu yang ingin ia capai ataupun yang ingin ia kerjakan. Untuk sebagian orang yang beruntung ia akan mengetahui passion nya sejak kecil dan akan berfokus pada passion nya untuk ia jadikan sebagai cita-cita dan melewati proses yang berhubungan dengan passion tersebut. Dan untuk sebagian orang lainnya belum mengetahui apa passion mereka. Namun di luar 2 klasifikasi tersebut ternyata kita dapat menemukan golongan lain yakni mereka yang tau apa passion mereka namun berhadapan dengan kondisi yang membuat mereka harus berjauhan dengan jalur passion mereka. Lantas apa yang harus kita lakukan jika berada di salah satu klasifikasi tersebut terutama klasifikasi ke-3?
Berbahagialah untuk kalian yang berada di klasifikasi pertama, namun jangan terlena karna proses pencapaian sesungguhnya adalah ketika kita di uji dengan kejenuhan terhadap passion kita sendiri, dari sana kita dapat menilai sendiri apakah rasa kecintaan terhapan passion itu cukup besar untuk mengalahkan rasa jenuh dan tetap konsisten dan mencipkatan progress pencapaian
Pandangan ku untuk klasifikasi kedua adalah “tidak ada kata terlambat”. Passion adalah sesuatu yang kita rasakan. Passion memang bukan indikator untuk kesuksesan seseorang namun akan sangat berbeda ketika kita melakukan apa yang menurut kita sebagai passion kita. Aku kenal seseorang yang pernah berkata “baru lulus jangan sok2an punya passion deh, sekarang belum bisa nilai” dan kalimat itu memang nyata dan tidak sedikit orang merasakan hal yang sama. Kita berhak melakukan banyak hal dan mencari apakah salah satu dari yang kita lakukan adalah passion kita
Dan klasifikasi ketiga adalah jalur dimana kita sering kali di buat bingung oleh kondisi seperti ini. Don’t be sad… kita hanya perlu mengikuti skenario ini dengan sebaik-baiknya dan tetap berusaha yang terbaik. Dan dari klasifikasi ketiga ini pun aku berlajar sesuatu terkait passion. Menurut ku passion tak harus berupa “apa” namun passion dapat berubah menjadi “bagaimana”. Kita dapat melewati jalan apapun untuk bersatu dengan passion kita. Sama hal nya saat kita ingin menjadi dokter dan ternyata kita tak dapat melewati jalur pendidikan dokter, lihat apa alasan mu saat ingin menjadi dokter, mungkin salah satunya karna ingin membantu dan bermanfaat utk org lain, so saat kita menjadi guru biologi dan bukan menjadi dokter kita tetap dapat merasakan passion itu karna alasan kita saat menjalani nya masih sama
Aku banyak belajar dari hal yang aku lewati ketika diri ini pun bingung apa yang harusnya aku lakukan. Ego ku mulai runtuh ketika aku mulai ingin menjadi bermanfaat untuk orang lain. Aku terlalu fokus pada diri ku sendiri, dan nyata nya selama ini pun aku baru mulai mengerti apa sebenernya yg di inginkan oleh diri ini. Selamat mencapai kesuksesan versi kalian wahai jiwa2 hebat 
Dan apa makna passion menurut pandangan mu?
__Karin__

Waktu Terbaik

Sering kita bertanya ..
"kapan giliran ku?"
"Kapan aku sampai finish?"
Kapan aku lulus.... kapan aku dpt kerja... Kapan aku sukses.... Kapan aku nikah... (Lho?) Hehe
Atau...
"Kapan aku terlepas dari masalah ini?"
"Kapan masalah ku berakhir?"
"Kenapa aku gagal lagi?"
Kali ini aku di suguhkan dengan cuplikan sharing salah seorang penulis yang kemudian di kupas bersama teman ku. Dan hmm... Ada 1 point yg ku dpt , ternyata akan menjadi sesimpel itu jika kau bisa berdamai dengan waktu.
"Demi masa... Sesungguhnya manusia kerugian..." Sering dengar kalimat itu? Kalimat yg bukan hanya sekedar kiasan belaka melainkan salah satu firman Allah yg sudah jelas memperingatkan kita mengenai waktu . Mungkin kelebihan dan kekurangan kita masing2 berbeda, namun ada 1 hal yg di miliki semua org dalam porsi yg sama, Yap WAKTU. Kita sudah dpt porsi yg sama yg kemudian bebas mau kita apakan porsi itu. Di sia2kan kah? Di manfaatkan kah? Untuk ibadah kah? Atau hanya utk dunia kah? Dan sejauh ini kita pasti sudah paham utk tetap berusaha memanfaatkan waktu sebaik2nya.
Lantas apa hubungannya dengan pertanyaan2 di atas? Kita paham dgn makna memanfaatkan waktu sebaik2nya, namun bagaimana bisa kita memanfaatkan waktu jika kita blm bisa berdamai dgn waktu dan lebih sering di perbudak oleh waktu dgn hanya mengeluhkan berbagai penyesalan kegagalan dan kejatuhan kita. Percayalah .. kita punya waktu terbaik di skenario hidup kita masing 2, saat kau masih gagal ketika org lain telah berhasil segeralah berdamai dgn waktu dgn lebih mendekatkan diri dgn Sang Penguasa waktu . Biarkan rasa sakit itu termakan oleh waktu tanpa harus kita telan sendiri dgn berbagai penyesalan tanpa penyelesaian.
And after that, kita bisa kembali ke konsep memanfaatkan waktu sebaik2nya..
_Karin_

Apa Arti Kehidupan Bagimu ?

Ada yang bilang hidup itu sebuah perjalanan. Perjalanan yang amat panjang.
Lalu, apa yang akan kita temukan dalam perjalanan panjang itu?

Saat aku masih duduk di bangku SMP, aku berpikir untuk mengartikan sebuah kehidupan sebagai sebuah chapter layaknya lembaran chapter dalam sebuah komik. Chapter itu berisi berbagai plot dan alur cerita yang mengisahkan tentang berbagai hal. Tawa, tangis, haru, dan cinta.
Dan saat komik itu berujung pada volume yang mengharuskan chapter itu selesai, plot yang ada di dalam chapter itu pun akan kita ketahui, Happy Ending.... Or Sad Ending...

Kisah kita terangkai dalam skenario Tuhan yang sudah Ia tetapkan.
Itulah yang biasa kita sebut takdir. Untaian ekspresi dalam hari-hari kita menjadi saksi sebuah perasaan yang kita rasakan.

Apa arti kehidupan bagimu?....
Untuk siapa kau hidup?
Untuk apa kau hidup?
Banyak orang bijak berkata, "Hidup mu semata-mata untuk mengharapkan ridho Allah SWT"
yap, itulah yang seharusnya kita raih.

Hidup lah karna Allah, bertahanlah karna Allah, hadapi lah karna Allah, mencintai lah karna Allah,

Jika di antara kalian masih ada yang merasa sulit dalam hidup ini namun tak kunjung bersyukur atas apa yang kamu dapat di balik semua kesulitan mu, berpikirlah lagi..... temukanlah jawabanmu..... apa arti kehidupan bagimu.... 

Karina.

Pengendalian diri (Heart / Logic ?)


Suatu pertanyaan yang sederhana namun cukup membuat kita bertanya-tanya, apa yang harus kita pilih untuk di jadikan sebuah tindakan???,
Heart or logic… hati atau logika???...

Saat suatu masalah muncul, dapatkah kita selesaikan dengan mengedepankan logika? Atau justru kita pakai perasaan untuk menyelesaikan?
Logika kita dapat bekerja pada suatu masalah yang complex dengan analisis yang memang sudah jelas. Namun saat masalah muncul karena hal yang tidak jelas alias galau, what should I do? Masalah itu menyerang persaan, dan memang tidak masuk akal saat kita berfikir secara logis untuk meredam masalah sepeerti ini.



Jawabannya bukan ‘hati atau logika’ ,namun akan lebih bijak jika ‘hati dan logika’. Keduanya lah yang kita butuhkan di saat yang bersamaan. Pakailah logika kalian ketika perasaan kalian di serang dengan hal tidak menentu, dan gunakanlah perasaan kalian saat kalian sudah cukup lelah berfikir secara logis tentang suatu masalah

_karina_

Belajar Bahasa Jepang (ucapan salam)

ohayou mina-san.... selamat pagi semua.
dalam percakapan bahasa jepang sehari-hari tidak lepas dari pengucapan salam, berikut akan kita ketahui beberapa pengucapan salam pada dialog bahasa jepang

souka... skarang kita coba untuk belajar bhs jepang ..yaataa...!!
di mulai dari kosa kata umum ya.



Ohayou Gozaimasu : selamat pagi
Konnichiwa  : selamat siang
Konbanwa   :selamat malam
Oyasumi nasai  : selamat tidur
Mata au hi made : sampai jumpai lagi
Irasshaimase   : selamat datang
Shinnen omedetoo : selamat thn baru
Tanyoobi omedetoo  : selamat ultah
Sayoonara   : selamat berpisah
Arigatou Gozaimasu  : trima ksh

hosh chotto kore mitte
....
see you next time
_karina_